a prayer for the apples

Untuk kesekian kalinya Tuhan, aku jatuh cinta. Tiap cinta yang kurasakan kuanggap anugerah. Tiap cinta yang kurasakan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, demikian pula pengalaman yang menyertai. Satu saja kesamaannya, kuberikan hatiku sepenuh-penuhnya pada orang-orang yang kucinta. Kuberikan cintaku sedalam-dalamnya tanpa reserve. Anehnya, tak habis-habisnya cinta itu Tuhan. Ketika mereka pergi Kau kembalikan lagi hatiku seperti semula. Kau utuhkan lagi cintaku seperti sedia kala. Sungguh Tuhan, I feel soo blessed. Tak pernah aku takut jatuh cinta Tuhan dan tak takut pula aku kehilangan. Yang kutakut adalah bila aku tak bisa lagi jatuh cinta. Yang kutakut adalah bila hidup ini mulai kuanggap biasa saja. Dan yang paling kutakuti adalah bila kutinggalkan hidup ini dalam keadaanku tak mencinta.

[for the apples around the world –SM, TG– love u…]

4 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s