nonsense

Aku baru saja menghadiri suatu pertemuan para pebisnis komoditas industri untuk menetapkan prinsip-prinsip dan kriteria agar produk mereka dianggap sebagai produk yang berkelanjutan. Terus terang pertemuan-pertemuan semacam ini sering membuat perutku mulas. Apa yang dibicarakan bagaikan bumi dan langit bedanya dengan kenyataan sehari-hari yang terjadi di kampung-kampung, atau di sentra-sentra industri yang menghasilkan produk-produk tersebut, dimana kekerasan, pengusiran, pencemaran, kontaminasi zat-zat berbahaya dan beracun, kondisi kerja yang tidak aman dan sehat, menjadi fenomena sehari-hari yang mau tidak mau harus dialami oleh penduduk kampung dan pekerja industri tersebut.

Dalam pertemuan yang kusebutkan di atas, yang mereka bicarakan tidak jauh dari persoalan kompensasi apa yang akan mereka dapat bila mereka memenuhi prinsip dan kriteria ‘berkelanjutan’ tersebut. Seolah-olah, menerapkan berbagai prinsip yang sangat mendasar dan wajar itu merupakan suatu prestasi besar sehingga mereka layak diberi penghargaan. Ibaratnya, orang yang sedang makan di restoran lalu meminta penghargaan dan kompensasi karena diminta membayar apa yang telah dinikmatinya…

Berada di ruang pertemuan dan mendengar mereka bicara, seolah mendengarkan anak nakal yang sedang dibujuk-bujuk dan minta diiming-imingi permen agar tidak berbuat nakal lagi. Yang lebih ekstrim lagi kalau boleh kuibaratkan, ini seperti menawarkan Nobel Prize kepada Slobodan Milosevich atau Hitler (jika dia masih hidup) agar dia berjanji untuk tidak membunuh lagi.

Kukira, memang dunia sudah semakin edan dimana common sense sudah tidak ada lagi dan digantikan oleh berbagai nonsense yang seolah menjadi kebenaran, akibat campur tangan para maha-kuasa yang dengan seenaknya memutarbalikkan akal sehat dan logika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s