detox and refresh

Perjalanan kali ini agak-agak memerlukan perjuangan dan kesabaran, termasuk menahan berbagai keinginan yang karena beberapa hal, seperti waktu liburan yang tidak matched dengan jadwal transportasi, terpaksa harus mengalami berbagi penyesuaian. Jadilah rencana semula pergi ke Danau Kelimutu harus berubah menjadi seri kunjungan singkat ke beberapa tempat di seputar Jawa Timur, yaitu ke Kawah Idjen, camping di Taman Nasional Alas Purwo dan ke Gunung Bromo.

Excited, mungkin satu kata itu yang dapat menggambarkan perasaanku. Sedikit capek juga aku rasakan. Maklum, kami bertiga bepergian a la backpackers. Tapi selebihnya adalah waktu bersenang-senang. Sejenak kami bertiga meninggalkan beban-beban pekerjaan di belakang dan benar-benar menikmati kemewahan berleyeh-leyeh tanpa ada gangguan. Hasilnya? Masing-masing kami mengalami kenaikan bobot. Memang, kalau hati senang metabolisme jadi lancar dan penyerapan asupan makanan menjadi lebih efektif hehehe…

Hiking ke Kawah Idjen juga jadi sarana untuk melakukan detoksifikasi udara di paru-paru. Aku harap segala zat-zat beracun yang terpaksa kuhirup di Jakarta sedikit tergantikan oleh udara segar di sana. Perjalanan ke puncak Idjen lumayan melelahkan, walaupun kata kedua temanku yang mantan pendaki gunung, rute yang kami tempuh tersebut adalah rute piknik alias nggak seberapa berat. Namun tak ayal mereka berdua juga kelelahan, maklum lah mereka udah lama meninggalkan dunia daki-mendaki.

Keinginan untuk mengunjungi pantai yang indah di TN Alas Purwo –pantai Plengkung– terpaksa harus kami tekan karena adanya entrance fee yang cukup mahal. Bukannya kami enggak mampu  bayar, tapi nuansa komersialisasi keindahan alam (yang pada akhirnya mengakibatkan akses keindahan itu terbatas hanya bagi orang-orang berduit) itu yang kami tolak.

Dan Bromo selalu menakjubkan, baik di atas kartu pos maupun yang sebenarnya. Walaupun kawahnya sendiri tak seindah kawah Idjen (menurutku lhooo…) tapi satu paket pemandangan Bromo dan Gunung Batok serta landscape sekitarnya telah membuatku ternganga-nganga dan berkali-kali mengucapkan "ya ampun…bagus banget!!!". Rasa ngantuk yang mendera akibat harus bangun jam 3 pagi serta merta hilang dan kelelahan akibat perjalanan seperti terbayar lunas.

Rangkaian perjalanan ini kami akhiri di Bali. Berkumpul dengan teman-teman lain yang langsung datang dari Jakarta.

Aku bersyukur karena punya kesempatan berlibur dengan agak sedikit lebih serius…maksudnya berlibur untuk berlibur dan bukan sambilan. Berlibur juga seperti me-recharge baterai yang sudah mulai melemah. Refreshed. Energi baru, semangat baru…

2 Comments

  1. Pu….
    “Piknik” akhir tahun 2005 kemaren kaya’nya paling heboh ??? Sampe2 mau ke kelimutu…gue ikutan survey schedule pesawat & kapal…ke pelni !!! saran aja pu: next time, try 2 contact doraemon…he’ll help u with those “baling2 bambu”…..
    ^_^

  2. Pu….
    “Piknik” akhir tahun 2005 kemaren kaya’nya paling heboh ??? Sampe2 mau ke kelimutu…gue ikutan survey schedule pesawat & kapal…ke pelni !!! saran ajapu: next time, try 2 contact doraemo…he’ll help u with those “baling2 bambu”…..
    ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s