mabuk laaagiiiiii….mabuk laagiii…..

Seumur-umur, baru dua kali aku mengalami yang namanya mabuk (yang halal..huehehehe…). Yang pertama, mabuk duren. Alkisah beberapa tahun yang lalu aku pergi main ke Bandung, dan sohibku yang selalu kutebengi menginap mentraktir duren di daerah dekat stasiun. Ngejogroklah kami disana dan dua buah duren segede gaban kami santap berdua saja sambil ngobrol ngalor ngidul. Alhasil, sepulang dari sana kepala terasa berat dan mata tak mau dibuka. Semalaman aku cuma bisa terbaring tak berdaya. Dalam hati kemudian berkata, "Oooohhh…begini tho yang namanya mabuk (duren)".

Yang kedua terjadi kemarin malam. Lokasi kejadiannya di pelosok Kecamatan Troso, Kabupaten Jepara sana. Ceritanya disana ada pedagang spesialis kerang rebus. Segala jenis kerang ada disana. Mulai dari kerang yang kecil-kecil, kerang hijau, kerang putih kekuning-kuningan, sampai kerang yang kulitnya putih pipih, yang biasa dirangkai menjadi lampu gantung model lampion (seperti yang banyak dijual di Pasar Seni Ancol itu lho…eh tapi btw, Pasar Seni masih ada nggak ya? udah lama nggak kesana). Itu lah pertama kalinya aku memakan ‘daging’ kerang si puti pipih tersebut. Bagiku, semuanya itu cuma punya nama satu, yaitu k-e-r-a-n-g. Sementara bagi masyarakat lokal, masing2 jenis kerang tersebut punya nama tersendiri –yang aku lupa apa saja  namanya.

Sebelum kami ngejogrok disana dan mulai menyantap segala jenis kerang tersebut, temanku sudah mengingatkan agar berhati-hati bila sudah lama tak makan kerang, karena nanti bisa mabuk. Eh, dasar bandel dan gelap mata akibat melihat setumpuk kerang begitu murahnya, aku cuma  senyum-senyum dan berkata dalam hati, "Mabuk kerang? What’s that?". Maka yang terjadi, terjadilah. Satu baskom plastik kerang seharga Rp.5000 (bayangkan!!!) itu kami santap dengan lahapnya. Dan "kutukan" temanku pun menjadi kenyataan. Sepanjang perjalanan pulang aku cuma bisa diam dan menyandarkan kepala di kursi mobil yang kami tumpangi. Kepala terasa berat dan mata tak mau dibuka. Dan di dalam hati kudengar ada makhluk bertanduk berkata dengan bengisnya, "You ask for it…you got it..heh..heh..heeeh!!"

 

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s