jodoh

Kalau minggu lalu boleh diberi tema, maka tema yang kupilih adalah j.o.d.o.h. Sepanjang minggu lalu, dua orang temanku mengakhiri masa lajangnya –keduanya perempuan. Hopefully they will live happily ever after. Salah seorang diantaranya membuatku kaget, karena si mempelai pria ternyata bukan orang yang selama ini kukenal sebagai pacarnya. Lho…kok bukan si X, begitu yang keluar dari mulutku waktu melihat pasangan yang sumringah di atas panggung. Yah, memang jodoh itu misteri Tuhan. Pacaran bertahun-tahun tidak menjamin orang tersebut menjadi pasangan hidup kita. Pernikahan temanku yang seorang lagi sayangnya harus kulewatkan akibat bentrokan dengan jadwal perjalanan kerjaku. Padahal, pernikahannya adalah satu yang aku tunggu-tunggu.

Dan seperti biasa, di acara-acara seperti ini, pertanyaan atau sindiran yang sama selalu dilontarkan kepadaku. Beberapa diantaranya:
    ”Kapan nih nyusul?”
    ”Mana undangan dari elo? Gue tunggu ya…”
    ”Nggak kepengan duduk di depan situ tuh?”

Bahkan ada juga yang melontarkan ancaman seperti: ”Kalo tahun depan belum nikah juga, elo gue jadiin istri kedua!” Ha..ha..ha..in your dreams!

Dan seperti biasa, aku udah punya list respon untuk FAQs macam begini. Mulai dari cuman mesem-mesem thok, sampai jawaban seperti: ”Bawa aja barangnya terus kita liat spec-nya, kalo compatible..lanjut, kalo enggak, bring another stock” (kata seorang temanku, ”Lo kata beli komputer?”).

Anyway, walaupun kadang ngeselin, I take it as their dearly attention to me :))

Nah, hari minggu yang lalu, waktu aku lagi jalan dengan temanku di satu mal di kawasan Blok M, kebetulan ada ahli tarot reading lagi buka warung. So, aku dan temanku langsung menghampiri dan mencoba peruntungan kami. Yah, buat lucu-lucuan aja. Pertanyaan yang kami ajukan pun standar, seputar karier dan tentu saja j.o.d.o.h.

Dan begini jawaban si peramal tentang perjodohanku: ”Hmm…masih dalam pencarian. Tapi nggak boleh nyari sendiri". Well, Considering ’penemuan’ku yang selalu either right-man-at-the-wrong-time atau wrong-man-at-the-wrong-time *lho kok?!* …I can’t agree more with him.

Then si peramal melanjutkan: “Jodoh kamu harus dicariin oleh laki-laki lain, boleh orang tua laki, saudara laki, atau teman laki”.

Aha! Ini baru interesting! I got another new item to be put on my Jodoh-FAQs list.

So, buat para cowok teman gue, if you think of asking the similar question as above, please remember what the tarot expert said: No more questioning, bawa aja stocknya, okeh?! =P

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s