aa gym dan yz

Heran aku kenapa soal Aa Gym dan video YZ itu menjadi pembicaraan orang ramai, sampai-sampai Presiden merasa perlu ada segera revisi UU yang melarang poligami. Aku jadi ingat PP 10 yang terkenal jaman Soeharto dulu, yang melarang pegawai negeri untuk memiliki istri lebih dari satu. Konon kabarnya, PP 10 itu pesanan Bu Tien.

Fenomena Aa Gym dan YZ itu kan bukan barang baru, kenapa juga harus diributin? Dari dulu juga udah banyak kasus poligami dan video YZ lainnya. Kenapa harus heran? Kok seperti menemukan barang baru. Atau kita memang udah kurang kerjaan dan presiden juga saking bingungnya mendadak tlolo ngurusin yang kayak beginian.

Fenomena kehebohan dan kekesalan para ibu (dan sebagian kaum laki-laki juga) terhadap Aa Gym menggambarkan betapa kita hidup di dunia yang tidak rasional. Emangnya Aa Gym siapa? Kenapa juga harus memuja-muja dia seperti dewa? Siapa suruh menjadikan dia role model dan idol –despite our very little knowledge about the real him? Kita kan hanya tau dia dari permukaan, seperti yang digambarkan oleh media, yang sebenarnya juga tidak menggambarkan apa-apa. Kita aja yang terlalu over interpreted terhadap image yang dihadirkan kepada kita. Menelan mentah-mentah. Terus, kenapa juga si Aa Gym itu harus minta maaf kepada masyarakat dan minta masyarakat untuk tidak mencontoh dia. Emang dia siapa? GR banget. So, seperti yang selalu dikatakan oleh guru fisikaku waktu SMA, Pak Siswanto, be skeptical guys…about anything.

Video YZ juga. Kenapa harus heboh? Bukannya yang kayak begituan bertebaran? Baik yang dilakukan oleh bintang bokep profesional maupun yang berasal dari produk iseng-iseng. Apakah karena pelakunya pejabat atau orang ternama? Yang begitu juga bukannya udah sering tuh. Video YZ itu cuma a very tip of the iceberg. A huge and deep rooted iceberg called The Sick Indonesian Society. Sekali lagi ini menggambarkan bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang irasional. Bahkan sampai ada pejabat yang bertanya-tanya, "Kok bisa ya, si YZ?". Stupid question! Ya bisa lah. Emangnya YZ itu siapa? Malaikat? C’moon….Itu cuma masalah ketololan si YZ aja, bisa sampai ketahuan dan tersebar luas.

Don’t get me wrong. I am not saying that I agree with all that things. Screw them! (excuse my language). Aku cuma concern kepada society kita. What a naive, hypocrit society, still.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s