marimar rocks!

Beberapa waktu yang lalu terjadi peristiwa bersejarah di Republik Ngakak; para petinggi salah satu partai besar dan berkuasa MEMINTA MAAF  (ya saudara-saudara, kita tidak salah dengar) kepada segenap bangsa Republik Ngakak. Ini belum pernah terjadi selama tiga dasawarsa partai Glolo berkuasa!! Padahal, partai ini dikenal sebagai partai status quo yang melanggengkan ketidakadilan selama berpuluh tahun, dan diketahui memperkenalkan budaya KKN (yang bukan kependekan dari Kuliah Kerja Nyata) dan menyebarluaskan way of life tersebut ke segenap bangsa Republik Ngakak. Dan hebatnya partai Glolo, tak pernah sekali pun anggota partai, apalagi petingginya, meminta maaf kepada segenap bangsa yang telah berhasil ditipunya.

Dan ini tak lain dan tak bukan akibat jerih payah seorang biduanita dangdut yang (dulunya) tak terkenal, si Marimar. Ya, Marimar berhasil dengan sukses menggoyang partai Glolo melalui adegan syurnya dengan salah satu politikus partai Glolo, Mr. Yahaha. Konon kabarnya, adegan 40-an detik yang sudah tersebar luas tersebut bukanlah satu-satunya. Masih ada 5 adegan lain yang berhasil direkam oleh Marimar sebagai koleksi pribadinya (dan mungkin juga sebagai bahan guyonan dengan teman-temannya terkait dengan that little thing –you know what).

Terlepas dari gerutuan ibu-ibu yang baru saja tergoncang batinnya akibat berita poligami yang dilakukan oleh Kiai Au’ah Gelap, kita harus salut kepada Marimar. Dengan mental baja dan keteguhan hati Marimar mengungkapkan kepada publik berbagai hal yang telah dilakukannya, yang sebenarnya cuma satu potret dari  kualitas pejabat publik yang telah dipilih oleh segenap bangsa Republik Ngakak pada Pemilu Langsung beberapa tahun lalu. Ketenangan di depan kamera juga ditunjukkan oleh Marimar ketika mengungkapkan kepada polisi peristiwa penghilangan nyawa janin tak berdosa yang muncul akibat perbuatannya dengan Pak Yahaha. “Pak Yahaha menyuruh saya melakukan aborsi”, demikian dinyatakannya dengan raut wajah yang tenang tanpa dosa. We can say anything, but who are we to judge, anyway.

Seorang temanku yang paham benar berbagai teori-teori bilang bahwa ini adalah salah satu bentuk strategi penaklukan seperti yang diungkapkan oleh Foucoult (begitu kalau aku tak salah dengar). Marimar menggunakan asset yang dia punya –her body, untuk menaklukkan siapa yang perlu ditaklukkan. Dan mungkin dia tidak pernah menduga ketika dampaknya sebesar itu, hingga petinggi partai Glolo pun bertekuk lutut akibat perbuatannya. Seharusnya partai-partai lain saingan partai Glolo berterima kasih kepada Marimar (dan berdoa semoga skandal yang sama tidak terjadi di partai mereka). Paling tidak mereka bisa pura-pura lebih suci dan lebih bermoral dibandingkan dengan partai Glolo dalam strategi public relations mereka.

Ck..ck..ck..memang heibat kamu Marimar! ;p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s