colorless, cooling down

Musim hujan di Tokyo membuat kota ini jadi makin tak berwarna. Lihatlah gedung-gedungnya yang plain, abu-abu, ugly. Lihatlah orang-orangnya yang berjalan tergesa-gesa dengan pandangan lurus ke depan –black/blue/grey-suited. That were all colors that can be spotted. Cuma beberapa gelintir aja yang berani pakai baju berwarna (termasuk gue dan my loved red coat). Just like many years ago when the first time I got here.

Lihat juga langitnya. Bergantungan awan mendung, abu-abu, nggak lama rintik-rintik hujan pun turun. Ecek-ecek, cuman mbasah-basahin jalanan thok, cuma bikin udara jadi tambah dingin dan menciutkan semangat. Rasanya pengen kembali bergelung di balik selimut tebal di kamar.

Bayangkan harus bertemu dengan orang-orang yang tutur katanya sudah terprogram. Flat. Tanpa emosi. Bayangkan menghadapi poker faces yang seolah nggak mengerti apa-apa. Bayangkan orang saling membungkuk sedalam-dalamnya berkali-kali, padahal setiap bungkukan di dalam hatinya berkata ‘f#ck you’…’a##holes’…dan kutukan sejenisnya –like I did.

What a right place to “cool down”, don’t you think?

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s