procrastinating-3: pemilu

kompas

Kartun di Kompas hari ini. Itulah sampah pemandangan yang bisa kita liat di pinggir jalan di berbagai kota bebeerapa waktu terakhir ini. Para incumbent pun gak mau kalah, pasang baliho-baliho raksasa juga. Bedanya, mereka pasang baliho kamuflase, seolah-olah promosi program pemerintah, padahal promosi diri buat pemilu. Sialannya, promosi diri itu pake anggaran negara pula! Harusnya itu bisa di-KPK-kan!

Just a thought…

1 Comment

  1. Yaa.. sebenrnya mereka sudah menguras duit entah dari mana asalnya, tapi mereka tidak sadar bahwa mereka sebenernya sudah melakukan pekerjaan dan kampanye sia sia. Mereka pikir orang sudah mengenal lewat gambar gambar mukanya dengan sederet wajahnya yang tak mengundang simpati dengan sedert titel sebagai asesori…

    mereka gak sadar, bahwa begitu rakyat berada di balik suara… mana ada rakyat yang inget muke caleg yang harus dipilihnya,,, wong dalam pemilihan hanya ada sedert nama tepatnya ribuan nama nama…

    jangankan mikirin nama caleg, nama cucunya saja dah gak ingat. Mampus saja yang sudah kadung pasang baliho segede Gajah. Uang udang keluar tapi mana ada yang ingat namanya. Dan sejujurnya, nama itu tidak ada artinya dan siapa pula mau penuh penuhin benaknya dengan mengingat ngigat dan kerajinan ( find a caleg name ) hehe nama yang tak punya hubungan apapapun dengan nasib rakyat nya. Nama yang memang tidak pantas diingat.

    langkah terbaik teruslah berzikir dengan mengingat Nama Tuhanmu Allah yang maha rachman. Lebih jelas karya ciptaanya dan tepat janjinya. Subhanallah.

    kalaupun mau mengingat, ingatlah nama Tuhan hanya ada 99 nama dalam asmaul husna, ketimbang menghapal ribuan nama opportunis politik dan para caleg yang gak jelas juntrungannya, gak ketahuan integritas, peorfeionalisme, kompetentsi dan juga kejujurannya.

    poster kampanye, tetap baik untu disimpan sebagai pelajaran. Sebuah bentuk dokumentasi bahwa negeri ini penuh kemubaziran politik dan demokrasi dianatara rakyatnya yang miskin dalam antrian ponari karena tidak percaya pada layanan kesehatan yang sangat mahal dan tidak pernah berpihak pada orang susah sekaligus tidak juga menjanjikan kesembuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s