nyontreng? no, thanks…

Besok adalah hari pemilihan umum. Di hari itulah akan ditentukan nasib bangsa ini untuk masa 5 tahun ke depan. Cuma satu yang membuat saya senang dengan kenyataan ini, yaitu mata saya jadi nggak sepet dengan segala poster, spanduk yang bertebaran dimana-mana, dan kuping saya nggak gatal dengan segala janji-janji gombal para politisi yang terpaksa musti saya lihat dan dengar beberapa bulan terakhir.

Walaupun gencar dikampanyekan oleh pemerintah untuk tidak golput, tapi maaf untuk ke sekian kalinya, saya golput. Tapi tentu saja saya tidak akan membiarkan kartu suara saya dimanipulasi.

Saya golput sebagai bentuk protes terhadap sistem yang tidak makin dewasa ini, walaupun banyak kawan saya yang saya tahu kualitasnya baik juga ikut mencalonkan diri. Bukannya saya apatis. Saya masih punya harapan bahwa suatu hari nanti negara saya akan benar-benar mewakili aspirasi rakyatnya yang kebanyakan, bukan rakyat elitnya. Oleh karenanya perlu ada garis yang jelas antara yang lama dan yang baru. Tidak seperti sekarang yang selalu abu-abu. Penjahat di masa lalu bisa tiba-tiba jadi pahlawan dalam semalam, orang yang berlumuran dosa bisa berubah 180 derajat jadi yang paling berjasa.

Orang bijak pernah bilang ‘Power concedes nothing without a demand’, yang artinya: Kekuasaan itu tidak akan mengakui apapun tanpa ada tuntutan terhadapnya. Golput adalah bentuk demand itu. Demand yang menuntut adanya perubahan. Penolakan atas status quo. Pembangkangan atas kondisi yang selalu abu-abu dan penipuan sistematis yang menghina akal sehat.

Harapan saya hanya satu, bahwa Golput akan menang telak, sehingga rejim yang akan datang sadar bahwa mereka berkuasa berdasarkan legitimasi yang lemah; sehingga rejim yang akan datang benar-benar serius membangun demokrasi dan kesadaran politik yang sebenarnya; sehingga elit-elit dan orang-orang yang mengaku dirinya tokoh bisa sadar, menahan egonya dan mundur selamanya dari arena; sehingga eli-elit dan orang-orang yang mengaku dirinya tokoh terbangun akibat pukulan telak bahwa rakyat sekarang sudah pintar.

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s