life tips

Life goes on. Yang sudah terjadi, ya sudah lah, tak perlu disesali. Satu pelajaran berharga yang gue dapet, jangan pernah percaya atau dimasukkan ke hati perkataan orang, siapa pun dia, yang sedang berada pada kondisi emosi yang ekstrim, baik marah sekali, sedih sekali, atau senang sekali. Sekembalinya ia ke kondisi normal, semua yang pernah terucap nggak akan ada artinya lagi.

Biasanya gue selalu mempraktikkan ini terhadap orang yang sedang marah atau kesal. Apa pun yang diucapkan, anggap aja kentut. Bau sih at that particular moment, but the bau will dissapear eventually. Jadi daripada dimasukkan ke hati yang hanya membuat sesak, lebih baik acuhkan saja perkataannya, tapi tangkap message-nya. Itu yang terpenting, life tips no.1

Nah, kali ini gue tersandung di kondisi emosi ekstrim yang lain. Kemarahan, I can get by. Tapi kesedihan, kesukacitaan…hmmm… ini yang gue masih suka terbawa… dan yang paling berbahaya adalah memasukkannya ke dalam hati!

Beware people! Next time kalau kita menghadapi teman yang sangat gembira, atau sangat sedih, tertekan, dan dia kemudian dalam “keputusasaan sesaat”nya itu menyatakan sesuatu yang melambungkan dirimu ke langit ke-7… ingat, ingat…bahwa dia hanya mencari penyaluran, recycle bin. Jangan pernah menganggapnya serius! Itu hanya perkataan di lidah. Dan lidah tentu saja tak bertulang.

Namun bukannya dia berniat jahat dan sengaja menipu kita. Bukan, bukan itu (walaupun in some cases ada juga yang begitu). Menurut gue, it is just mereka nggak sadar apa yang diucapkan. Atau mereka merasa seperti itu only on that particular moment. Ketika kembali ke kondisi normal, sober, kata-kata itu tak ada lagi artinya. So bodoh aja kalau kita mempercayainya.

Nah, next time, hadapi saja dengan senyuman dan jangan sekali-kali membiarkan perkataan itu memasuki hati dan kepalamu, apalagi sampai mengendap di dasarnya! Itu life tips no.2

Well tapi kalau itu sudah terjadi ya tak perlu menyesalinya. Sekarang tilik kembali hati kita, pikiran kita. Hapus dan gosok habis endapan-endapan tak berarti itu dari sana. Nikmati saja prosesnya, akui bahwa itu memang terjadi.

Pada saatnya nanti, muntahkan, dan kunci rapat pintu masuknya. Itu life tips no.3.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s