menteng ‘resto’

Tempat ini sudah pasti tidak asing lagi bagi anak Jakarta. Sudah sejak lama jejeran pedagang makanan mangkal disini dan menjadi tempat hang-out open air yang digemari oleh anak muda, orang kantoran, bahkan pedugem yang kelaparan sehabis bergoyang di club-club malam.

Buka sejak habis maghrib sampai lewat tengah malam setiap harinya, tempat makan ini sekarang sudah lebih rapi tertata dan cukup teratur. Dulu, para pedagang memarkir gerobak-gerobaknya sembarangan di pinggir jalan dan trotoar, dengan bangku kayu panjang tanpa meja. Seringkali para pembeli harus rela lesehan di teras gedung kantor yang sudah tutup. Sekarang, mereka lebih tertata dengan gerobak yang seragam, dan punya meja makan lengkap sehingga lebih nyaman bagi pembeli.

Menu disana cukup beragam, mulai dari yang ringan macam pempek, batagor, dimsum, goreng-gorengan, hingga bubur ayam, sate padang, sop buntut dan nasi uduk. Pokoknya lengkap. Harganya, well walaupun agak sedikit lebih mahal dari harga pedagang gerobakan yang biasa lewat namun jelas kauh lebih murah daripada makanan yang dijual retso-resto ber-AC. Dan selayaknya warung-warung makan lainnya, disini pun kita akan sering didatangi kelompok musik hidup alias pengamen. Tinggal pilih, mau makan sambil diiringi musik atau memilih menghentikan si pengamen sebelum dia mulai membuka mulutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s