policik

Lama kelamaan saya sebal juga dengan dunia perpolitikan nasional di Indonesia ini. Saat ini yang terjadi bukan saling beradu gagasan, ide, dan cita-cita masa depan yang ingin ditawarkan, tapi lebih banyak saling beradu nyinyir dan cela. Incumbent entah kenapa merasa insecured, dan melahap segala umpan yang dilemparkan oposisi. Dicela oposisi begini, langsung di-counter begitu, tak…

unsaved by the rain

   It has been almost three months now most areas in Sumatera and half part of Kalimantan are blanketed by smoke and haze resulted from the burning of lands, especially on the peatlands. The impacts are enormous. According to the National Disaster Response Agency (BNPB) 40 million people are exposed to the smoke and haze,…

sunda kelapa from my eyes

I had been wanting to go to the traditional harbour of Sunda Kelapa, but plans made always failed. So when a friend who took me for a photowalk changed his mind about where he wanted to go, and got us to Sunda Kelapa instead, there was no reason for me to say no. So there…

sekali lagi: kenaikan harga BBM untuk siapa?

Sekarang sedang heboh-hebohnya orang membahas kenaikan harga BBM premium, yang dianggap terlalu murah karena mendapatkan subsidi negara. Pertama, yang musti digarisbawahi, pemotongan subsidi BBM adalah keniscayaan, siapa pun presidennya, mau Beye kek, Wowok kek, atau sekarang Pak Wiwik. Kenapa? Nah, alasan ini yang penting diketahui. Alasannya bukan karena subsidi itu diperlukan untuk membantu rakyat miskin,…

mount prau: another love story

This post is long overdue. I should have written it a couple of months ago, but you know, there have always been more urgent things to do, or in my case, more “urgent” things to share. Yeah, this is how my scattered mind works –always jumping from one thing to another. Anyway. This trip was…

the journey of breaking the heart

You know, i call travelling –especially to a new exotic place, a journey of breaking the heart. It is because everytime i go places i’d fall in love with them! And by the time i try to get to know the place deeper, it is also the time i must go. So for me it…

rinjani day 3: menuju segara anak

Meninggalkan puncak Anjani, matahari sudah tinggi dan hari sudah terang, walaupun hari masih pagi. Saat itu sekitar jam 09:00 waktu setempat. Walaupun ketika aku naik kulihat orang begitu mudahnya berseluncur turun dari puncak, aku tak begitu saja kemudian mengikuti cara mereka. Ketakutanku hanya satu, bagaimana kalau aku meluncur kebablasan terus sampai ke jurang? Hii..ngeri membayangkannya….

rinjani day-3: muncak

Agustus adalah bulan favoritku, karena di bulan inilah aku dilahirkan. Dan istimewa banget bulan Agustus kali ini, karena diawali dengan mendaki salah satu gunung terindah di Indonesia. Malam itu aku tidur tidak terlalu nyenyak, karena udara yang dingin, dan mungkin juga karena hati yang excited menjelang waktu-waktu muncak. Yup, jam 02:00 nanti grupku akan memulai…

rinjani day-1&2: sembalun

Pagi jam 09:00 tanggal 31 Juli, grup kami sudah bersiap. Setelah melapor ke Pos Sembalun, kami pun memulai perjalanan. Perjalanan dari Sembalun menyajikan padang savana terbuka yang menghijau-kuning keemasan. Dinginnya udara –karena Sembalun berada di dataran tinggi, bercampur dengan teriknya matahari pagi yang tanpa malu-malu bersinar, serta langit biru bersih tanpa awan menambah keindahan pemandangan,…

rinjani, i’m addicted to you

Banyak pendaki Indonesia bilang: Jangan mati dulu sebelum pergi mendaki Rinjani! Sudah sejak lama Gunung Rinjani menjadi semacam cita-cita bagi para pendaki gunung, paling tidak mendakinya sekali seumur hidup. Bagiku sendiri, Rinjani menjadi semacam what’s next yang logis setelah perjalanan mendaki Gunung Kerinci. Yah, kalau bukan Rinjani, Semeru lah.. begitu keinginanku. Maka ketika seorang temanku…