biduk, gelombang, dan matahari

Kutanya pada riak gelombang Dari bidukku yang mengayun Mengapa kau kejar matahari Ketika dia mulai tenggelam Dia hanya indah untuk dipandang Bola jingga yang memukau mata Membuatmu khilaf dalam lamunan Tak bertepi, tak berbatas Kutanya pada riak gelombang Dari bidukku yang mengayun Mengapa tak kau kejar matahari Ketika ia naik dari ufuk Sakit matamu jika…

seperti aang

Seperti Aang, Sang Avatar Kuingin terbang Kendarai angin Ke negeri jauh Tak berujung Tak berbatas Tak bertepi Lintasi awan Sebrangi langit Bergurat jingga, sang surya Terus…. Hingga hitam angkasa raya Waktu berhenti Dimensi tak ada arti Aaahhhh… Akankah… Kapankah… Bilamanakah… Tanya..tanya..tanya.. Jawab..jawab..jawab.. Adakah… Adakah… Adakah… Seperti Aang, Sang Avatar Sejauh-jauh terbang Menjejak akhirnya Terima saja…

nada

Tak..tik..tak..tik.. Jari menari mengetik-ngetik Mata ke layar sebelas inch Tapi dimana pikiran berada Dak..duk..dak..duk… Musik mampir di telinga Kaki goyang ikut irama Hati tak ikut serta Entah apa, entah mengapa Putih, polos, kosong Ta’ada gurat, ta’ada bayang Hanya sesak, membuncah Menunggu muntah *dimana ‘loooo???*

donya

dalam ruang hampa mencari yang tak ada dalam gelap mencari yang bersembunyi dalam senyap mencari yang berkata dalam hati terpekur apatah demikian dunia …

happy birthday, pancasila

hari ini pancasila berulang tahun yang ke lima-puluh-dua, katanya bahagia-kah ia? ketika keesaan tuhan ditentukan oleh negara? dan manusia kehilangan kemanusiaannya? lalu persatuan diartikan sebagai penyeragaman? juga kerakyatan diatasnamakan oleh segelintir yang berkuasa? dan keadilan sosial adalah utopia? anyway, happy birthday! semoga aman damai adil makmur sentosa sejahtera amiin *apalagi yg bisa kubilang, toh?*

chronic idiot

i run a thousand miles a million miles a billion miles tens of billion miles and a billion more but you’re not there you hide behind your shadow that’s a finger tip way but i’ll keep running a thousand miles a million miles a billion miles tens of billion miles and some billion more only…

apakah

apakah kamu, sayangku? secangkir kopi di pagi sibukku? cemilan sore penghilang kantukku? cerita malam pengantar tidurku? yang lelap tanpa mimpi? lalu, apakah aku, sayangku, bagimu? penyegar di tengah rutinmu? tempat lari dari nyatamu? pembiar ego terdalammu? yang lepas tanpa batas? tapi, kamu buatku, atau aku bagimu tak penting jadinya karna orang bijak pernah berkata masa…

new god

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan, ini tuhanku, namanya: t e k n o l o g i wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

earth to human

earth to human: so you still think you’re powerful? invincible? hold the authority of the universe? think it over again earth to human: so you think i’d keep silent with all the rapes, encroachments, you did all these decades? think it over again earth to human: so you think i didn’t count the costs, the…

body bags

again I saw body bags black, red, and yellow for how many this time? the body bags looked good it’s the real body bags, not a trash bag, used as body bags body bags, the real body bags that’s the only thing we can learn and make better [habis nonton berita tragedi kapal levina]

duuuuhhh…

lagi-lagi kaubertanya pada matahari yang menyorot ke dalam ruang, dan pada kipas angin yang berputar di atas kepala, serta pada tanaman yang baru ditanam di luar jendela, juga pada burung-burung yang kali ini bisa kau lihat terbang melintasi atap… tak jua kau temukan jawab, bisu semua, memalingkan wajah ketika kau tatap, walau kau tahu ada…

twink..twink..

twink..twink.. jantungnya lompat-lompat.. twink..twink.. matanya mengerjap.. twink..twink.. langkahnya bak melayang.. twink..twink.. pikirnya bagai terbang.. twink..twink.. langitnya kerlap-kerlip.. twink..twink.. alamnya warna-warni.. twink..twink.. sedang senang hatinya.. riuh rendah.. twink..twink..