rinjani day 3: menuju segara anak

Meninggalkan puncak Anjani, matahari sudah tinggi dan hari sudah terang, walaupun hari masih pagi. Saat itu sekitar jam 09:00 waktu setempat. Walaupun ketika aku naik kulihat orang begitu mudahnya berseluncur turun dari puncak, aku tak begitu saja kemudian mengikuti cara mereka. Ketakutanku hanya satu, bagaimana kalau aku meluncur kebablasan terus sampai ke jurang? Hii..ngeri membayangkannya….

rinjani day-3: muncak

Agustus adalah bulan favoritku, karena di bulan inilah aku dilahirkan. Dan istimewa banget bulan Agustus kali ini, karena diawali dengan mendaki salah satu gunung terindah di Indonesia. Malam itu aku tidur tidak terlalu nyenyak, karena udara yang dingin, dan mungkin juga karena hati yang excited menjelang waktu-waktu muncak. Yup, jam 02:00 nanti grupku akan memulai…

rinjani day-1&2: sembalun

Pagi jam 09:00 tanggal 31 Juli, grup kami sudah bersiap. Setelah melapor ke Pos Sembalun, kami pun memulai perjalanan. Perjalanan dari Sembalun menyajikan padang savana terbuka yang menghijau-kuning keemasan. Dinginnya udara –karena Sembalun berada di dataran tinggi, bercampur dengan teriknya matahari pagi yang tanpa malu-malu bersinar, serta langit biru bersih tanpa awan menambah keindahan pemandangan,…

rinjani, i’m addicted to you

Banyak pendaki Indonesia bilang: Jangan mati dulu sebelum pergi mendaki Rinjani! Sudah sejak lama Gunung Rinjani menjadi semacam cita-cita bagi para pendaki gunung, paling tidak mendakinya sekali seumur hidup. Bagiku sendiri, Rinjani menjadi semacam what’s next yang logis setelah perjalanan mendaki Gunung Kerinci. Yah, kalau bukan Rinjani, Semeru lah.. begitu keinginanku. Maka ketika seorang temanku…

dirgahayu!

Today is Indonesia’s independence-day! Her birthday! I love Indonesia, my country, because she’s a Leo too, just like me. This year marks the 69th birthday of my beloved country! Yeiiiy..!! Independence day is a big deal for us, Indonesian. Because for more than 350 years, our archipelago had been colonialized by several countries, such as…

travelling light

Gue memandang kehidupan ini adalah sebuah perjalanan, life is a journey, kata orang. Dan dalam perjalanan ini, gue pun percaya apa yang dibilang Lao Tszu, bahwa seorang true traveller itu nggak bermaksud untuk tiba di satu tujuan tertentu. Yang ada hanyalah persinggahan, untuk terus melanjutkan berjalan. Sudah sering gue ungkapkan, bahwa gue suka heran dengan…

the first 100k

Yeiiyyy..!!! Akhirnya pagi ini gue mencapai 100 kilometer gue yang pertama! Walaupun itu dicapai dengan bits and pieces selama kurang lebih 10 bulan, tapi tetap gue puas bisa mencapainya. Hampir setahun yang lalu gue memulai kebiasaan jogging atau lari secara lebih rutin di pagi hari, setelah gue tahu ada satu tempat di dekat rumah yang…

pemilupres dan sepak bola

Pemilihan presiden kali ini memunculkan fenomena yang menarik, di mana terjadi perdebatan di antara warga negara yang akan menggunakan haknya di tanggal 9 Juli yang akan datang, yang suasananya mirip-mirip dengan keriuhrendahan supporter sepak bola menjelang pergelaran Piala Dunia. Kalau ditilik dan dilihat, perdebatan yang muncul mulai dari yang ideologis, teknis, sampai yang klenik atau…

there’s always reason to run

Seperti yang pernah aku singgung sekilas di beberapa postingku sebelumnya, aku sekarang menggilai lari. Selain untuk alasan kesehatan fisik seperti melatih kelenturan otot, kekuatan jantung, memperlancar aliran darah, melatih pernasafasan dan mempertinggi ketahanan stamina tubuh secara keseluruhan, lari atau lebih kerennya jogging juga berguna untuk menenangkan pikiran dan membersihkan isi otakku yang seringkali penuh. Kesadaran untuk…

nyarai

Di akhir minggu yang lalu aku punya kesempatan untuk mengunjungi satu tempat yang sangat amazing –bukan hanya karena keindahan tempatnya, tapi juga karena effort yang diperlukan untuk mencapai tempat tersebut lumayan berat juga. Ceritanya, setelah tiga hari melaksanakan tugas di Padang, aku sengaja extend 3 hari untuk mengunjungi beberapa tempat di Sumatera Barat. Awalnya tujuanku adalah melakukan…

kerinci i’m in love, part-2

Esok paginya, tanggal 31 Desember 2013, kami bersiap lagi melanjutkan perjalanan. Tujuannya adalah langsung ke Shelter-3 –perhentian terkahir sebelum perjalanan menuju puncak dan atap Sumatera. Kali ini, aku bergabung dengan grup kecil para pendaki gaek yang happy happy joy joy dan selalu bercanda sepanjang perjalanan. Grup ini juga adalah grup sweeper, artinya grup paling belakang…

kerinci i’m in love, part-1

Confirmed, aku sekarang jadi junkie gunung! Setelah terakhir naik gunung di tahun 2011, Gunung Gede, kembali aku ditawari naik gunung di akhir tahun 2013 lalu. Tawaran itu datang dari temanku yang berdiam di Jambi. Dalam salah satu obrolan kami ketika dia berkunjung ke Jakarta, ndilalah obrolan ngalor ngidul sampai ke topik cerita-cerita perjalanan. Dan dia…