rinjani day 4-5: segara anak & senaru

Hari keempat perjalananku mengunjungi Anjani. Ketika bangun matahari sudah tinggi. Nyenyak sekali aku tidur semalam. Itulah tidur ternyenyakku selama berjalan-jalan di sini, karena hari sebelumnya memang hari super lelah buatku –bisa dikatakan aku berjalan secara total kurang lebih 15 jam, mendaki, merangkak, berseluncur, menuruni tebing, dan sempat pula manjat-manjat karena ada jalur yang putus. Ketika…

rinjani day 3: menuju segara anak

Meninggalkan puncak Anjani, matahari sudah tinggi dan hari sudah terang, walaupun hari masih pagi. Saat itu sekitar jam 09:00 waktu setempat. Walaupun ketika aku naik kulihat orang begitu mudahnya berseluncur turun dari puncak, aku tak begitu saja kemudian mengikuti cara mereka. Ketakutanku hanya satu, bagaimana kalau aku meluncur kebablasan terus sampai ke jurang? Hii..ngeri membayangkannya….

rinjani day-3: muncak

Agustus adalah bulan favoritku, karena di bulan inilah aku dilahirkan. Dan istimewa banget bulan Agustus kali ini, karena diawali dengan mendaki salah satu gunung terindah di Indonesia. Malam itu aku tidur tidak terlalu nyenyak, karena udara yang dingin, dan mungkin juga karena hati yang excited menjelang waktu-waktu muncak. Yup, jam 02:00 nanti grupku akan memulai…

rinjani day-1&2: sembalun

Pagi jam 09:00 tanggal 31 Juli, grup kami sudah bersiap. Setelah melapor ke Pos Sembalun, kami pun memulai perjalanan. Perjalanan dari Sembalun menyajikan padang savana terbuka yang menghijau-kuning keemasan. Dinginnya udara –karena Sembalun berada di dataran tinggi, bercampur dengan teriknya matahari pagi yang tanpa malu-malu bersinar, serta langit biru bersih tanpa awan menambah keindahan pemandangan,…

rinjani, i’m addicted to you

Banyak pendaki Indonesia bilang: Jangan mati dulu sebelum pergi mendaki Rinjani! Sudah sejak lama Gunung Rinjani menjadi semacam cita-cita bagi para pendaki gunung, paling tidak mendakinya sekali seumur hidup. Bagiku sendiri, Rinjani menjadi semacam what’s next yang logis setelah perjalanan mendaki Gunung Kerinci. Yah, kalau bukan Rinjani, Semeru lah.. begitu keinginanku. Maka ketika seorang temanku…